Tuanku Raja Yusuf Bin Tuanku Raja Ibrahim Bin Sultan Muhammad Daudsyah
Banda Aceh – Ahli waris keluarga besar Raja Aceh Tuanku Raja Yusuf mengucapkan selamat kepada gubernur Aceh 2012-2017, dr Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf. Menurut anak dari Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Muhammad Daudsyah, jabatan kepala Pemerintah Aceh adalah jabatan amanah yang harus diabdikan untuk kepentingan rakyat dan kemajuan Aceh.
 
“Mari kita buktikan bahwa Aceh sebagai bangsa bermarwah dan bermartabat dibawah bimbingan para aulia,” ajak cucu Sultan Muhammad Daudsyah kepada wartawan, Ahad (15/4).
Tuanku Raja Yusuf mengingatkan agar Zaini-Mualem harus melanjutkan perjuangan memuliakan kembali Aceh sebagaimana yang terjadi ratusan tahun lalu. Tuanku yang baru memenuhi undangan Sultan Pahang Malaysia Sultan Ahmadsyah akhir Maret lalu, menyerukan kepada kandidat bupati, wali kota dan gubernur yang belum terpilih pada pilkada 9 April untuk bersatu membangun nanggroe endatu ini. Menurutnya, membangun Aceh tidak harus menjadi kepala daerah. Karena itu, kandidat yang terpilih diharapkan bisa menjaga komunikasi dengan mereka.
“Mari kita akhiri kenduri demokrasi dengan salam-salaman memperlihatkan keteladanan kepemimpinan kepada rakyat,” pintanya dalam pernyataan tertulis kepada The Globe Journal, Ahad (15/4).
Cucu raja Aceh ini mengharapkan dengan kemenangan Zaini di eksekutif dan mayoritas kader Partai Aceh yang mengusung Zaini di legislatif, maka qanun-qanun yang diamanahkan dalam UUPA dan MoU Helsinki, bisa segera dilaksanakan. Dengan demikian, selama lima tahun, bisa disusun dan disahkan qanun yang terutama berhubungan dengan perekonomian masyarakat.
“Marwah dan martabat Aceh itu akan terus hidup dengan adanya keteladanan sebagaimana pada masa lalu,” ungkap Tuanku Raja Yusuf yang lahir pada tanggal 14 desember 1956.[TGJ]

Read more: http://www.atjehcyber.net